mengungkapkan bahwa terdapat dugaan penyelewengan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) khsusunya BBM bersusidi seperti solar di wilayah Mwsuji Lampung Senin (07/07/25). Ketua Tim Investigasi LPK-GPI, Riduan Devisi Investigasi LPK-GPI mengatakan ada ‘truk zombie’ penghisap BBM subsidi yang dijual kepada masyarakat ditengarai tidak sesuai dengan harga yang dijual di SPBU yang terjadi di wilayah Mesuji Simpang Pematang.
Dalam konferensi pers nya, Riduan mengatakan, bahwa terdapat bandit yang menyelewengkan BBM bersubsidi khususnya Solar Subsidi seperti hal yang terjadi pada Senin pagi sekira pukul 9: 57 WIB di SPBU Pertamina 24.345.81 Simpang , dimana terdapat sebuah mobil L300 berwarna hijau yang diduga sedang melakukan pengecoran solar bersubsidi menggunakan tangki siluman berkapasitas hingga ribuan liter sedang melakukan aktifitas pengecoran di SPBU setempat.
Adapun modus pelaku, kata Riduan, mobil L300 bermuatan tangki siluman yang di tutupi terpal parkir di depan nosel. Dengan merasa tidak melanggar baik dari petugas SPBU maupun supir mobil pengecor dengan leluasa melakukan kegiatan melawan Hukum, diduga hal tersebut dilakukan guna mengelabui masyarakat atas aksi tersebut.
“Pagi Senin sekitar Pukul 9:57 WIB tim kita menemukan aktifitas pengecoran di SPBU Pertamina 24.345.81 Simpang Pematang. Dengan modus pelaku menggunakan tangki zombie alias tangki siluman dengan kapasitas hingga ribuan liter. Kuat dugaan BBM subsidi tersebut akan dijual kembali dengan margin yang lebih tinggi,bahkan patut diduga BBM Solar yersebut di oplos dengan minyakCong. tentu hal ini tidak di benarkan dan melanggar ketentuan yang telah di tetapkan sehingga berpotensi pada tindak pidana,” Ungkap Riduan Devisi Investigasi.
Atas kejadian itu, Riduan berharap kepada pihak terkait untuk mendalami terkait permasalahan yang menjadi keluhan masyarat tersebut. “Kita juga akan melayangkan laporan resmi kepada BPH Migas Provinsi Lampung serta menteri ESDM, dan laporan terhadap Diskrimsus Polda Lampung untuk menindak dan menangkap para pelaku penyelewengan BBM bersubsidi tersebut,” Tegas Riudan.
Menurut keterangan Nara Sumber yang mengetahui BBM hasil ngecor di SPBU 24.345.81 tersebut adalah milik Oknum benisial FR. Dimana BBM dari SPBU menurut dugaan Nara Sumber yang akan mencukupi gudang yang ada di SP 5 Simpang Pematang Mesuji. Patut diduga Minyak ywrsebut yang akan di poloskan dengan minyak mentah,” Ujar Nara sumber yang tidak mau disubutkan namanya. Sejak berlta ini di terbitkan belum ada satupun pihak SPBU yang membalas Komfirmasi Via WhatsApp dari media
Redaksi//
Voicepost.id
Penulis Berita (Red)
