Kritik Pemberitaan Tak Objektif PPWI Tuba Ambil Sikap Tegas

Kritik Pemberitaan Tak Objektif PPWI Tuba Ambil Sikap Tegas

Spread the love

Tulang Bawang // Abaikan teguran atas kritik pemberitaan yang tak Objektif dan berdasar, Ketua DPC PPWI Tulang Bawang (Tuba) ambil langkah tegas hingga bakal ke ranah Hukum. Langkah tersebut merupakan sikap tegas yang diambil sebagai dukungan dalam menjaga kredibilitas pemberitaan sebagai karya jurnalistik.

 

Meski telah disampaikan teguran dalam mengkritik patut memiliki dasar serta bersifat objektif,  (JP) salah satu wartawan yang bertugas di Wilayah Tuba, justru terkesan arogan dan tidak mengindahkan. Dan lebih parahnua, teguran Ketua DPC PPWI Tuba justru dibantah dengan argumen yang cenderung kearah personal hingga terkesan mengadu domba.

 

“Kita semua ini kawan, temen-temen Wartawan itu salah satu mitra kita yang tentu patut kita sikapi jika ada pihak-pihak yang mencoba mengkerdilkan. Dan tentunya teguran itu kita sampaikan rerle

 

 

 

olisikan (JP) satu oknum Wartawan Setempat atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. Dan langkah itu merupakan sikap tegas setelah disampaikan teguran oleh Ketua DPC PPWI Tuba yang justru diabaikan.

 

 

 

serta  mem diambil sebagai wujud profesionalitas dinilai mengandung unsur adu domba. Langkah itu merupakan sikap tegas setelah diabaikanya teguran atas kritikan JP tentang pemberitaan dibeberapa media online pada grup WhatsApp ‘Berita Nasional’ beberapa waktu lalu,

 

“Kita sangat menyayangkan sikap yang kurang menghargai (JP) salah satu rekan Wartawan kita di Tuba ini. Dan sikap tegas tentunya patut diambil untuk mengingatkan jika kritik itu patutnya membangun dengan objektip serta mendasar. Apalagi lagi, jika kawan yang kritik ini justru mengabaikan teguran rekan-rekan,” ungkap Andreyadi Ketua DPC PPWI Tuba, Sab’tu (02/08/2025).

 

Lebih lanjut Andreyadi menilai Profesionalitas dalam berkarya Wartawan dalam bekerja tentunya menjadi hal yang krusial. asar bagi dalam setiap Jurnalis dalam melaksanakan kegiatan kejurnalistikanya. Dan

 

 

 

Tapi, kritik yang tak jelas objeknya bahkan terkesan mengadu domba tentunya sesama rekan sejawat wajib untuk kita mengingatkan, dan harus disikapi teguran itu justru dibaikan

 

 

 

 

 

JP salah satu oknum Wartawan yang bertugas di Wilayah Kabupaten Tulang Bawang bakal dipolisikan perihal perbuatan tidak menyenangkan yang nilai berunsur kesengajaan, dan cenderung mengarah pada adu domba. Langkah itu merupakan sikap tegas Adreyadi tas kritikan JP pemberitaan

 

 

 

 

 

Andreyadi Redaksi Media HNNews.com dan Ketua DPC PPWI TUBA Akan Mediasi Mendatangi Polres Tuba Serta Polsek Penawar Tama.

HNNews.com // Tulang Bawang // Andreyadi Pimpinan Umum : Media Hukum Nusantara News.com (HNNews.com) dan sebagai Ketua DPC PPWI TUBA. Tuduhan salah satu oknum (Joni Putra) chat WhatsApp di group Berita Nasional Mengadu Domba Polsek dan Polres Tulang Bawang. Bahkan dalam chatan’nya mengatakan Hoax dan tidak benar itu tidak mendasar. Ungkap Andreyadi

Andre mengungkapkan,” kronologis Kejadian berawal pada malam Sabtu disaat oknum (Joni putra ) mengirim link berita di Group Berita Nasional lalu saya mengucapkan terima kasih atas antusias sudah ikut serta dalam membagikan di group Berita Nasional kegiatan organisasi PPWI. Ucap tegas yang sering di sapa Bang Andre

Andre menjelaskan.” Tetapi di balik semua itu ternyata ada unsur lain, mungkin ada sakit hati atau unsur dendam dengan saya, sehingga Joni Putra atau sering di sebut Joni Gondrong sampai mengeluarkan ucapan dan kata-kata di gruop Berita Nasional.”Jelasnya

Joni Putra mengatakan,” dalam chat WhatsApp di group Berita Nasional.  Sama2 terimakasih juga atas ketidak hadirannya atas di undang kapolsek dan kapolres untung saja tidak hadir kalau sampai hadir masuk penjara deh,,, soalnya telah mengadu domba kapolsek dengan kapolres tapi gk PP untuk kedepannya jangan asal2lan nuduh orang kalau tidak punya alat bukti dan juga jangan lah mau bikin semua media malu gara2 orang yang tidak bertanggung jawab atas tuduhan dan laporan dan pemberitaan yang tidak benar. Jelas Joni  pada malam Sabtu sekitar jam. 00:09 wib di group berita nasional

Lanjut Joni dalam WhatsApp Berita Nasional. Sudah lah jangan bunuh lah bunuh harga diri sendiri nanti tambah malu soalnya sudah cukup juga dipecat jadi ketua jangan ditambah lagi… jadi hargailah diri kita sendiri baru kita bisa dihargai orang juga jangan lah pakek otak kotor kalau kita sudah dihargai kawan. Tegas Joni putra

Dalam hal ini Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA dan Pemilik Media HNNews.com, akan menempuh jalur hukum atas ucapan Joni Putra dan mempertanggung jawabkan semua kata-kata’nya di group Berita Nasional. Ucapan dan kata-kata Joni Putra itu tidak mendasar dan ini yang di katakan Hoax atau tidak benar dan sangatlah merugikan media HNNews.com  dan organisasi DPC PPWI TUBA atas ucapan yang di viralkan’nya di Berita Nasional. Ujarnya

Menurut Andre,” saya juga sudah konfirmasi dengan Bapak Rajib Mustofa selaku Kanit Reskrim Polsek Penawar Tama, meminta penjelasan dan klarifikasi atas ucapan Joni Putra yang viral di gruop Berita Nasional. Ungkap Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA

Dalam chat WhatsApp Bapak Rajib Mustofa kepada Andreyadi Menjelaskan,” Walaikumsalam mohon maaf. Bukan kami tidak mau memberikan stekmen tapi no coment aja. Biar saya netral aja. Ooh gk ada saya ngmg gt. Ucap Bapak Rajib Mustofa

Apabila dalam perkataan dan ucapan yang sudah di viralkan di group Berita Nasional itu tidak benar. Maka Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA dan pemilik Media Hukum Nusantara News.com mungkin akan menempuh jalur hukum. Karena Joni Putra tuduhan’nya terhadap Andreyadi itu tidak ada yang benar, semestinya beliau lebih paham dan mengerti tugas sebagaimana Wartawan, mencari informasi dan menggali kebenarannya, bukan asal bicara dan berkata – kata yang tidak mendasar. Ungkap Andreyadi pada hari Sabtu 02/08/2025

Redaksi//

Voicepost.id

Bersambung ( tim /Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *