Dukung Program Kapolda Maluku, Bhabinkamtibmas Tutukembong Gelar “Polisi Mengajar” Soal Bahaya Narkoba

Dukung Program Kapolda Maluku, Bhabinkamtibmas Tutukembong Gelar “Polisi Mengajar” Soal Bahaya Narkoba

Spread the love

​

Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Bhabinkamtibmas Edukasi Pelajar SMAN 15 Kepulauan Tanimbar

​TUTUKEMBONG | https://voicepost.id/wp – Dalam rangka mendukung program unggulan Kapolda Maluku “Polisi Mengajar”, Bhabinkamtibmas Desa Tutukembong, Aipda D. Poceratu, menyambangi SMA Negeri 15 Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Kamis (1/10/2026) pagi.

​Suasana ruang kelas tampak hidup dan interaktif saat para siswa bersama guru menyambut hangat kehadiran personel kepolisian tersebut. Edukasi ini digelar sebagai langkah preventif untuk membentengi para pelajar dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang (narkoba), serta minuman keras (miras).

​Dalam pemaparannya, Aipda D. Poceratu menjelaskan jenis-jenis zat berbahaya beserta dampak negatifnya terhadap kesehatan tubuh. Ia juga mengingatkan sanksi pidana berat yang dapat menjerat pengguna maupun pengedar.

​Soroti Dampak Sosial dan Kelestarian Adat

​Tak hanya menyampaikan bahaya kesehatan dan aspek hukum, Aipda D. Poceratu menekankan bahaya narkoba dan miras dari sisi sosial. Pengaruh zat terlarang tersebut dinilai dapat merusak tatanan adat dan budaya Maluku yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta moralitas.

​Agar materi mudah dipahami, sesi edukasi diselingi dengan pemutaran video pembelajaran mengenai dampak buruk narkoba terhadap masa depan remaja. Para pelajar pun diajak untuk bijak dalam memilih lingkungan pergaulan dan fokus meraih prestasi.

​Komitmen Polri Jaga Generasi Muda

​Secara terpisah, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Nirunmas Ipda Victor Luturmas, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata kepolisian dalam melindungi generasi penerus bangsa dari lingkaran hitam narkoba.

​”Kami ingin memastikan bahwa para pelajar, sebagai generasi penerus bangsa, memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba sejak dini,” terang Ipda Victor Luturmas.

​Ia menambahkan, program “Polisi Mengajar” menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan dunia pendidikan. Melalui edukasi ini, para pelajar diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berani menolak penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

​(Editor: joko)

(Sumber: Tribratanews.polrestanimbar.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *