RD Ponsianus Ongirwalu: Kemerdekaan Sejati Adalah Berbagi Kasih

RD Ponsianus Ongirwalu: Kemerdekaan Sejati Adalah Berbagi Kasih

Spread the love

Kemerdekaan ke-81, RD Ponsianus Ongirwalu Perkuat Harapan Anak
voicepost.id, Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Senin, 17 Agustus 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum berbagi kasih kepada anak-anak melalui kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Aksi berbagi tersebut dilakukan RD Ponsianus Ongirwalu, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, sesudah pelaksanaan Novena Santo Yudas Tadeus hari keempat, sekaligus dalam suasana menyongsong Yubileum para Suster BHK di Tanimbar.

Senyum untuk Anak-Anak Panti Asuhan ALMA
Salah satu bentuk kepedulian diwujudkan melalui bantuan uang makan bagi anak-anak Panti Asuhan ALMA.

Bantuan tersebut tidak hanya dipandang sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai tanda bahwa anak-anak yang berada dalam keterbatasan tetap diperhatikan dan tidak berjalan sendirian.

“Kami tidak pernah merasa sendiri. Kasih dari Pastor Paroki HKY Olilit Barat dan seluruh umat menjadi bukti nyata bahwa Tuhan selalu menyediakan rezeki melalui tangan-tangan yang peduli.”

Bagi anak-anak Panti Asuhan ALMA, bantuan tersebut menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus menghadirkan sukacita dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Pendidikan Anak Menjadi Perhatian
Kepedulian juga diarahkan kepada sejumlah anak SEKAMI, Misdinar, Lektor, dan Pemazmur melalui dukungan pembayaran uang sekolah.

Bantuan pendidikan itu menjadi bentuk perhatian terhadap anak-anak yang aktif dalam kehidupan pelayanan gerejani sekaligus sedang menempuh pendidikan.
“Sekarang kami bisa melangkah ke sekolah dengan senyum tanpa takut dikeluarkan karena tunggakan.”

Dukungan tersebut diharapkan membantu anak-anak tetap bersekolah tanpa terbebani persoalan tunggakan, sehingga mereka dapat berkonsentrasi pada pendidikan dan pelayanan.

Pembina dan Orang Tua Merasakan Sukacita
Kepedulian yang diberikan juga mendapat respons dari pembina Panti ALMA dan para orang tua.

Bantuan tersebut dirasakan sebagai penguatan bagi mereka dalam menjalankan tanggung jawab mendampingi dan mendidik anak-anak.

“Sebagai pembina dan orang tua, air mata kami adalah air mata haru. Terima kasih telah menjadi perpanjangan tangan Santo Yudas Tadeus, pelindung dalam perkara yang sulit, bagi keluarga kami.”

Dukungan itu diharapkan semakin menguatkan semangat para pembina dan orang tua untuk mendampingi anak-anak agar tumbuh sebagai pribadi yang beriman, berpendidikan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Pesan RD Ponsianus: Berbagi dengan Kasih
Dalam suasana HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Novena Santo Yudas Tadeus hari keempat, RD Ponsianus menyampaikan pesan agar setiap orang tidak menunggu memiliki banyak untuk dapat berbagi.

Menurutnya, sekecil apa pun pemberian akan memiliki arti apabila dilakukan dengan kasih dan ketulusan.

Pemberian mungkin tidak mampu menjawab seluruh kebutuhan penerima. Namun, kepedulian yang diberikan secara tulus dapat menghadirkan sukacita dan memperkuat daya tahan iman.

Tetap Setia Melayani
RD Ponsianus juga memberikan peneguhan kepada para Misdinar, Lektor, Pemazmur, dan anak-anak SEKAMI agar tetap setia dalam pelayanan.

Kemerdekaan, dalam refleksi tersebut, tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menggunakan kebebasan itu dalam perbuatan baik.

Kemerdekaan sejati adalah ketika manusia bebas untuk berbuat baik dan melayani sesama.

Meneladani Santo Yudas Tadeus dan Misi Suster BHK
Momentum tersebut sekaligus ditempatkan dalam semangat menyongsong Yubileum para Suster BHK di Tanimbar.

RD Ponsianus mengajak umat meneladani semangat pelayanan dan ketekunan dalam menghadapi berbagai kesulitan kehidupan.
Semangat Santo Yudas Tadeus dan karya misi para Suster BHK menjadi pengingat agar umat tidak mudah menyerah, tetap percaya pada penyelenggaraan Ilahi, serta terus menghadirkan kasih melalui tindakan nyata.

Di tengah peringatan kemerdekaan, berbagi kepada anak-anak menjadi pesan sederhana bahwa kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian.

Dari Olilit Barat, kasih itu hadir dalam bentuk perhatian terhadap makanan, pendidikan, pelayanan, dan masa depan anak-anak. RATU NORKIT MONUK DEDESAR… UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN… KIDA BELA… SALVE…

Editor: Joko
Sumber: Refleksi RD Ponsianus Ongirwalu, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *