Kapolsek Selaru Hadiri Penutupan Atap Gereja GPM Adaut, Perkuat Sinergi dan Kerukunan

Kapolsek Selaru Hadiri Penutupan Atap Gereja GPM Adaut, Perkuat Sinergi dan Kerukunan

Spread the love

https://voicepost.id/wp⁠ | Adaut, Rabu, 12 Agustus 2026 – Pembangunan rumah ibadah kembali memperlihatkan wajah gotong royong masyarakat di Kepulauan Tanimbar. Kapolsek Selaru Iptu JOHN R. SERMATANG menghadiri prosesi penutupan atap gedung Gereja Protestan Maluku Jemaat Adaut, Kecamatan Selaru, sebagai bentuk dukungan Kepolisian terhadap pembangunan sarana keagamaan sekaligus penguatan kerukunan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama jemaat di Gedung Gereja Imanuel. Setelah ibadah, jemaat bersama unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat melaksanakan prosesi pengantaran atap pertama menuju lokasi pembangunan gereja baru untuk dipasang secara simbolis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Selaru VIKTOR S. EMANRATU, S.Pd., Danposal Selaru Lettu (P) THOMAS IRAWAN, Ketua Majelis Jemaat Adaut Ibu Pdt. R. LUHUKAY/MERWELA, S.Si., Pendeta GSJA E. BATUAEL, Pdt. GSJA ELWINDA BERNAD, Ketua BPD Desa Adaut ATITI LODARMASSE, para Majelis Jemaat Adaut, serta warga jemaat.

Kehadiran unsur keamanan dan pemerintah dalam momentum tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Di sisi lain, kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan persatuan dan partisipasi masyarakat.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Selaru Iptu JOHN R. SERMATANG menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan dan seluruh jemaat yang terus menjaga semangat gotong royong.

“Kehadiran Kami di sini bersama rekan-rekan dari TNI dan Pemerintah Kecamatan adalah merupakan wujud nyata bahwa Negara selalu hadir di tengah-tengah Masyarakat,” ungkap Kapolsek di sela-sela kegiatan.

Menurut Iptu JOHN, pembangunan rumah ibadah memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mendirikan sebuah bangunan. Rumah ibadah menjadi ruang untuk memperkuat iman, persaudaraan, persatuan, dan kehidupan sosial masyarakat.

Kepolisian juga memastikan komitmennya untuk terus memberikan pengamanan terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar hingga selesai.

Kapolsek Selaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mempererat silaturahmi, serta merawat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, kerukunan merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat di wilayah hukum Polsek Selaru.

Prosesi penutupan atap Gereja Protestan Maluku Jemaat Adaut pun berlangsung dalam suasana kebersamaan dan gotong royong.

Momentum tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa ketika masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh agama berjalan bersama, pembangunan rumah ibadah dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan kehidupan yang harmonis. (Editor: joko)
(Sumber: Tribratanews Polres Kepulauan Tanimbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *