RIZKA LISVIA ERWANTO, MAHASISWI ASAL JOMBANG RAIH JUARA 2 MISS JAWA TIMUR 2025 dan BEST TALENT KIPER FUTSAL. PEREMPUAN MAMPU di BIDANG APAPUN

Surabaya – voicepost.id // Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak muda asal Kabupaten Jombang. *Rizka Lisvia Erwanto*, gadis berusia *19 tahun*, berhasil meraih *Juara 2 (1st Runner-Up)* dalam ajang *Miss Jawa Timur 2025* serta membawa pulang gelar *Best Talent* atas kemampuannya sebagai *kiper futsal* – pencapaian yang jarang ditemukan dalam dunia beauty pageant. Ajang ini diselenggarakan pada *13 Desember 2025* di *The Suites Hotel Surabaya*, dan diikuti oleh puluhan finalis dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Rizka adalah anak dari pasangan *Erwanto dan Nur Muchlisoh*. Ia merupakan lulusan *SMA PGRI 2 Jombang* dan kini sedang menempuh pendidikan strata satu di salah satu perguruan tinggi di Jombang. Di tengah kesibukan kuliah, Rizka juga merintis usaha kuliner bernama *@mangkuklaper*, dan tetap aktif dalam dunia olahraga, khususnya sebagai kiper futsal.
Direktur Putra Anta, selaku penyelenggara, menyampaikan bahwa ajang ini adalah ruang aktualisasi perempuan Jawa Timur. “Rizka telah membuktikan bahwa perempuan bisa berprestasi, tidak hanya di dunia pageant, tetapi juga di bidang olahraga yang selama ini dianggap maskulin.”
Dengan *visi*: *“Perempuan mampu berkembang di bidang apapun termasuk bidang olahraga,”* dan *misi advokasi* melatih *kiper futsal putri di Kabupaten Jombang*, Rizka membawa semangat baru bagi generasi muda, khususnya perempuan, untuk percaya bahwa mereka bisa menembus batas dan stigma yang ada.

Dengan dukungan penuh dari *keluarga, teman-teman, dan seluruh timnya*, Rizka kini memegang tanggung jawab sebagai figur inspiratif. Ia berharap perjalanannya menjadi bukti bahwa setiap perempuan punya ruang untuk berkarya dan berkembang di bidang yang mereka cintai.
*”Jangan batasi mimpi perempuan. Karena kita tidak dilahirkan untuk diam. Kita lahir untuk bergerak, mencoba, dan memberi dampak.”* – *Rizka Lisvia Erwanto, 1st Runner-Up Miss Jawa Timur 2025*.
Namun, jalan menuju gelar ini tidak mudah. *Persiapan pra-karantina hingga masa karantina* penuh tantangan fisik dan mental. Rizka harus membagi waktu, tenaga, dan pikiran dengan disiplin tinggi. “Tidak mudah, tapi aku percaya, hasil tidak akan menghianati usaha,” ucap Rizka.
Di sesi *QnA final*, Rizka tampil tenang dan percaya diri saat mendapat pertanyaan: *“Isu penting apa yang akan kamu prioritaskan untuk masa kini?”* Ia menjawab lantang, *“Saya memprioritaskan isu kesetaraan gender di segala bidang. Karena hebat itu bukan soal laki-laki atau perempuan, tapi siapa yang berani mencoba dan berjuang.”* Jawaban ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri dan penonton.

Rizka percaya bahwa *mahkota dan gelar* bukan sekadar prestise, tapi *amanah dan kewajiban* yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan sepenuh hati. Baginya, dari lapangan futsal ia belajar bahwa definisi kecantikan tidak hanya tentang fisik atau penampilan luar, melainkan *tentang keberanian, tekad, dan niat untuk menunjukkan potensi diri yang sesungguhnya.
Tim Red
