Andre Klarifikasi Pemberitaan yang Menyebutkan Nama dan Media’nya. Serta Diduga (Ahmadi) Oknum Wartawan Arogansi !!! Ini Penjelasannya

Andre Klarifikasi Pemberitaan yang Menyebutkan Nama dan Media’nya. Serta Diduga (Ahmadi) Oknum Wartawan Arogansi !!! Ini Penjelasannya

Spread the love

Voicepost.id  // Tulang Bawang // Andre Pemilik Media HNNews.com angkat bicara terkait pemberitaan rekan wartawan Ahmadi dan media Koran Kabar Nusantara yang menyatakan saya sebagai tameng SPBU E1, dan juga tameng bapak Haji atau yang sering disapa BABE. Pada hari Senin 01 September 2025 sekitar jam 08:00, wib

Andre menjelaskan kronologis kejadian,” dalam pemberitaan media Koran Kabar Nusantara dan oknum wartawan Ahmadi itu tidak benar adanya yang mengatakan saya sebagai tameng. Saya menghubungi Ahmadi hanya mau klarifikasi terkait dengan beritanya yang menyebutkan nama babe serta mempertanyakan maksud dan tujuannya mengirim rilisan berita dan berita tersebut, kepada bapak haji (Babe). Sedangkan seperti (Babe) ini bukan pegawai SPBU E1 ataupun pengawas SPBU.” Ungkap Andre 

Andre menambahkan,” Hal seperti ini Andre cegah, jangan sampai terulang kedua kalinya bapak haji salah bicara.Takutnya di jadikan rancu masalah oleh oknum Ahmadi dan rekannya Joni P yang sama orang’nya seperti dulu. Maka Andre chat WhatsApp dengan Ahmadi meminta klarifikasi terkait permasalahan tersebut. Tetapi jawaban Ahmadi seperti bukan orang berjiwa jurnalis dan jurnalistik, tapi seperti orang arogansi dan berkata tidak seharusnya dikeluarkan oleh oknum Ahmadi dan tidak bisa memberikan klarifikasi yang Andre ajukan pertanyaan.

” Mau intervensi saya silakan kurang tu bukti anda. Kalau mau mencari masalah dengan saya. Anda belom apa-apa nya dengan saya, ko sekarang baru mau buat filme ada 7 bukti lagi pengiriman yang belom anda lengkapi. Ini cuma satu yang liatin sama saya Kontoool sama mu. Kecil bagi saya perkara cari uang dengan saya. Ia wajar saya marah saya kesal nya kenapa baru sekarang yang kayak begini.” Ucap Ahmadi oknum wartawan arogansi 

Kalau menurut Andreyadi pemilik media HNNews.com, bahasa dan kata-katanya tidak menunjukkan sebagai wartawan dan Jurnalis – jurnalistik. Ataukah oknum wartawan Ahmadi ini tidak memahami arti dari Klarifikasi. Menurut Andreyadi 

“Klarifikasi berita” berarti upaya untuk menjelaskan atau meluruskan suatu informasi yang belum jelas, salah, atau bahkan menyesatkan agar pembaca memahami kebenaran yang sesungguhnya. Klarifikasi penting dilakukan untuk meluruskan berita bohong (hoax), memberi penjelasan atas kesalahpahaman, dan memastikan informasi yang diterima pembaca adalah fakta yang akurat dan berimbang. 

Mengapa Klarifikasi Berita Penting? Melawan Hoaks: Banyak berita yang beredar adalah berita bohong atau fitnah yang bisa menyesatkan masyarakat. Klarifikasi membantu menangkal penyebaran informasi palsu tersebut. 

Menjaga Kepercayaan: Dengan memberikan klarifikasi, pihak yang terkait dapat menjaga kepercayaan publik dan mencegah persepsi negatif yang salah. 

Memberikan Informasi yang Benar:

Klarifikasi adalah cara untuk menyajikan fakta yang sebenarnya dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, bukan data yang biasa atau menyesatkan. Bagaimana Melakukan Klarifikasi Berita.

1. Identifikasi Informasi yang Salah: Tentukan bagian mana dari berita yang perlu diluruskan atau dijelaskan. 

2. Kumpulkan Fakta: Pastikan semua informasi yang akan Anda sampaikan didasarkan pada fakta yang nyata dan dapat diverifikasi.  3. Sampaikan dengan Jujur dan Jelas: Berikan penjelasan yang sesungguhnya secara terbuka agar orang lain memahami kebenaran yang ada. 

4. Lakukan Segera: Jika Anda mengetahui ada kesalahan atau berita palsu yang disebarkan, segera lakukan klarifikasi untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. 

Contoh Klarifikasi Berita Klarifikasi dapat berupa pernyataan langsung dari narasumber, tanggapan dari pihak terkait, atau laporan dari media yang melakukan verifikasi fakta. Misalnya, jika ada berita hoaks tentang seorang tokoh publik, akan ada klarifikasi dari pihak tokoh tersebut atau dari lembaga terkait yang membuktikan kebenaran berita tersebut. “Bukan menjelaskan dengan emosi dan kesal dan berkata – kata kotor dengan sesama rekan-reka

Redaksi//Mat Sukeni 

Voicepost.id 

(Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *