Cegah Perundungan Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Batuputih Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMP Kristen

Cegah Perundungan Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Batuputih Berikan Edukasi Anti-Bullying di SMP Kristen

Spread the love

​

​Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Batuputih Gelar Penyuluhan Bagi Pelajar

​Batuputih | voicepost.id – Sabtu, 31 Oktober 2026. Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, Bhabinkamtibmas Desa Batuputih, Aipda P. Titirloloby, menggelar kegiatan penyuluhan kepada para siswa-siswi SMP Kristen Batuputih, Sabtu (31/10/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut berfokus pada pemahaman dan pencegahan aksi bullying (perundungan). Selain disambut antusias oleh para pelajar, agenda ini turut dihadiri langsung oleh jajaran dewan guru SMP Kristen Batuputih yang memberikan dukungan penuh terhadap program edukasi Kamtibmas ini.

​Kupas Tuntas Pengertian Hingga Dampak Perundungan

​Dalam pemaparannya, Aipda P. Titirloloby mengupas tuntas berbagai aspek krusial mengenai bullying agar para siswa dapat memahaminya secara mendalam. Materi yang disampaikan mencakup pengertian dan definisi bullying, jenis-jenis perundungan, dampak buruk bagi korban maupun pelaku, hingga langkah-langkah dalam menyikapi perundungan.

​”Sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk menuntut ilmu, bukan tempat yang menakutkan karena adanya perundungan. Kami mengajak adik-adik sekalian dan para guru untuk bersama-sama saling menjaga, menghargai, dan menyebarkan kebaikan,” ujar Bhabinkamtibmas di sela-sela penyampaian materinya.

​Apresiasi juga disampaikan oleh pihak sekolah. Perwakilan dewan guru SMP Kristen Batuputih mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, atas kepeduliannya dalam membentengi moral dan mental generasi muda di Desa Batuputih.

​Komitmen Polri Melindungi Masa Depan Pelajar

​Secara terpisah, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Wermaktian Ipda M. Nifanngiljau, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap perlindungan anak dan masa depan generasi muda.

​“Edukasi anti-bullying harus dilakukan secara masif dan konsisten di lingkungan sekolah demi mencegah terjadinya tindakan kekerasan fisik maupun psikologis antar pelajar,” tegas Kapolsek.

​Lebih lanjut, Ipda M. Nifanngiljau berharap agar sinergi antara pihak kepolisian dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat. Langkah kolaboratif ini penting untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sekaligus mencetak generasi penerus yang berkarakter, cerdas, dan bebas dari perundungan.

​(Editor: joko)

(Sumber: Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *